SELAMAT DATANG DI HALAMAN KOMUNITAS KEANGKATAN LAUTAN & MARITIM
Alamat : Jalan Pulau Galang Raya Kelapa Gading Barat Jakarta Utara Indonesia.
Mobilphone :
+6281244581965, e-mail : uninesia@gmail.com
SEJARAH DUNIA MEMBUKTIKAN BAHWA : " KECIL ANGKATAN LAUT SUATU NEGARA, MAKA LEMAH NEGARA ITU ----- BESAR ANGKATAN LAUT SUATU NEGARA, MAKA KUAT NEGARA ITU "

Sabtu, 09 Juni 2012

PROPAGASI DAN PEPERANGAN KAPAL SELAM

Uninesia, JakartaDalam peperangan kapal selam, salah satu keilmuan yang harus dikuasai oleh unsur kapal atas air dan kapal selam adalah propagasi gelombang akustik. Spesialis propagasi merupakan salah satu keahlian yang harus ada di kapal atas air maupun kapal selam. Dan untuk menghasilkan spesialis propagasi butuh pendidikan yang panjang. Untuk mendeteksi propagasi di bawah air, tentu saja mengandalkan pada sonar dan hidrofon, yang mana letak hidrofon pada kapal selam diatur sedemikian rupa.


Biasanya spesialis propagasi sekaligus merangkap operator sonar. Sang operator harus bisa bedakan gerisik makhluk-makhluk laut dengan gerisik yang dihasilkan oleh mesin kapal atas air maupun kapal selam. Menurut informasi yang dapat dipercaya, saat ini Australia kekurangan spesialis propagasi untuk kapal selamnya.

Tantangan yang dihadapi sang spesialis propagasi sangat besar dan kegagalan atau keberhasilan dia mendeteksi kehadiran kapal selam lawan dapat menentukan hidup matinya kapal selam mereka, bahkan mungkin jalannya perang secara keseluruhan. Sang spesialis harus bisa tahu karakteristik gelombang-gelombang akustik, kecepatan suara di dalam air, propagasi suara dan struktur termal perairan, propagasi hilangnya gelombang akustik di air, suara akustik di bawah air, persamaan sonar dan figure of merit untuk sonar.


Penting untuk diketahui bahwa propagasi di tiap perairan berbeda, apalagi di kawasan tropis. Kadar salinitas di kawasan tropis sangat berpengaruh terhadap propagasi gelombang akustik. Belum lagi hal-hal lain yang bersifat juga bersifat teknis, misalnya soal layerLayer dapat membiaskan gelombang sonar yang dipancarkan oleh kapal lawan, sehingga lawan tidak dapat mendeteksi posisi kapal selam kita.


Menurut kawan-kawan spesialis di Hidros, layer di perairan Indonesia kedalamannya sekitar 300 meter. Apabila kapal selam bersembunyi di bawah layer itu, dijamin sonar lawan tidak akan mampu deteksi kapal selam itu karena dibiaskan.


Pertanyaannya, hal-hal seperti ini tanggung jawab siapa? Hal itu membutuhkan sinergi antara rekan-rekan di satuan kapal selam dengan rekan-rekan di Hidros. Harus ada komunikasi yang intensif, sehingga rekan-rekan di Hidros tahu apa kebutuhan kawan-kawan di satuan kapal selam. Sinergi itu sangat penting untuk meningkatkan kemampuan kita dalam peperangan kapal selam.

1 komentar:

  1. dengan pengetahuan tentang propagasi bawah air dan penguasaan pesawat sonar yang diawaki, pengalaman yang cukup serta pesawat sonar dalam kondisi bagus,dan latihan-latian lagi saya ykin kemampuan kita dalam peperangan kapal selam akan dapat ditingkatkan.

    Menurut kawan-kawan spesialis di Hidros, layer di perairan Indonesia kedalamannya sekitar 300 meter. Apabila kapal selam bersembunyi di bawah layer itu, dijamin sonar lawan tidak akan mampu deteksi kapal selam itu karena dibiaskan.

    Pertanyaannya, hal-hal seperti ini tanggung jawab siapa? masih mampukah kapal selam kita menyelam dikedalaman 300m atau lebih

    BalasHapus